sewa mobil solo murah

Candi Sukuh, Candi Unik Dengan Bentuk Piramid Suku Inca

Di Kabupaten Karanganyar yang berada di sisi timur Kota Solo terdapat sebuah tempat wisata yang disukai wisatawan untuk menikmati keindahan alam dan juga peninggalan purbaka yaitu Candi Sukuh.  Candi ini merupakan bangunan purbakala yang dibangun pada era Majapahit pada abad ke 15. Candi ini walau sudah berumur lima abad tetapi masih tampak indah dan mempesona. Candi Sukuh merupakan candi yang unik karena bentuknya yang mirip dengan Piramid Suku Inca yang ada di Amerika. Bagi wisatawan yang sedang tour candi di Karanganyar bisa mengunjungi objek wisata ini dengan sewa mobil solo murah jika datang dalam rombongan sedang.

Candi Sukuh pada awalnya dipandang sebelah mata karena lokasinya yang cukup menyulitkan bagi para wisatawan. Selain itu candinya yang kecil membuatnya tidak sepopuler candi besar lainnya seperti Prambanan atau Borobudur. Lambat laun dengan berkembangnya wisata di kawasan ini membuat banyak wisatawan yang datang ke tempat ini untuk menikmati keindahan candi dan juga untuk merasakan segarnya udara pengunungan. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Lawu memang menjadi candi ini sejuk dan juga tenang.

Candi sukuh sangat terkenal dengan bentuk candinya yang mirip dengan piramid Suku Inca. Selain itu relief candi juga menjadi kontroversial selama ini. Hal tersebut dikarenakan bentuk relief yang banyak mengambarkan alat kelamin manusia secara jelas dan gamblang. Oleh sebab itu candi ini menjadi objek penelitian bagi para peneliti dari dalam maupun luar negeri. Karena hal tersebut membuat wisatawan datang ke candi ini.

Lokasi Candi Sukuh:

Candi Sukuh berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah. Lokasinya berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga akses ke tempat ini cukup sulit jika mengunakan kendaraan umum.  Disarankan untuk mengunakan kendaraan pribadi untuk menuju tempat ini.

Tiket dan Jam Buka Candi Sukuh:

Candi Sukuh buka setiap hari mulai dari Senin hingga Minggu. Jam bukanya mulai pukul 09:00 – 17:00 WIB  . Tiket masuk kawasan ini adalah Rp. 7.000,- per orang dan bagi wisatawan asing tiketnya Rp. 25.000,-. Bagi yang memakai kain bisa memberi sumbangan seiklasnya.

Tips Wisata Candi Sukuh:

  1. Gunakan busana yang nyaman dan hangat untuk kegiatan di pegunungan.
  2. Pakailah alas kaki yang nyaman untuk berjalan menyusuri candi.
  3. Jangan lupa untuk mengabadikan setiap momen spesial di tempat ini.
  4. Jagalah kebersihan kawasan candi.
  5. Jangan merusak batu di candi.
sewa elf jogja murah

3 Masjid Bersejarah Yang Ada Di Yogyakarta

 

Sewa elf jogja murah – Mayoritas penduduk Yogyakarta adalah pemeluk agama Islam. Selain itu Yogyakarta juga memiliki sejarah panjang mengenai perkembangan Islam di Yogyakarta dan pulau Jawa. Terdapat sebuah kerajaan atau keseultanan besar di tempat ini yaitu Kesultanan Mataram yang kemudian di lanjutkan oleh Kesultanan Yogyakarta. Sebagai sebuah kerajaan Islam tentu saja kedua kesultanan tersebut membangun masjid sebagai tempat ibadah dan juga simbol dari kerajaan. Saat ini, beberapa masjid tersebut masih berdiri dan dapat dinikmati oleh para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Masjid pertama dan dianggap yang tertua di Yogyakarta adalah Masjid Agung Kotagede. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Agung, sultan terbesar di kerajaan Mataram. Masjid ini memiliki sejarah mendalam mengenai perkembangan agama Islam di Yogyakarta dan juga di Pulau Jawa pada masa ini. Masjid ini memiliki perpaduan Islam dan Hindu yang terlihat di Gapura Paduraksa dan tembok L yang merupakan apresiasi sang sultan pada pemeluk agama Hindu dan Buddha yang ikut membangun masjid ini. Selain itu terdapat tugu yang menyerupai candi di masjid ini.

Selanjutnya adalah Masjid Gedhe Kauman yang merupakan masjid resmi dari Kesultanan Yogyakarta. Masjid ini merupakan salah satu masjid yang kental dengan nuansa budaya Jawa kuno atau klasik. Secara simbolis masjid ini menunjukkan keberadaan sultan sebagai seorang pemimpin pemerintahan sekaligus pemimpin keagamaan di kerajaannya. Dengan arsitektur gaya Jawanya masjid dengan tiga mustoko ini memiliki serambi, kolam serta gapura depan yang kokoh dan unik. Di depan masjid terdapat bangunan pangonan yang berfungsi sebagai tempat gamelan.

Masjid selanjutnya adalah Masjid Soko Tunggal. Masjid yang berada di kawasan Tamansari ini adalah masjid yang juga memiliki sejarah yang panjang di Yogyakarta. Soko merupakan bahasa Jawa yang berarti tiang sedangkan tunggal artinya satu sehingga Masjid Soko Tunggal dapat diartikan sebagai masjid dengan satu tiang penyangga. Masjid ini sebagian besar dibanguan dengan mengunakan kayu sehingga tampak unik dan juga tradisonal. Banyak wisatawan yang mampir ke masjid ini untuk bersitirahat setalah lelah berkelilng kawasan Tamansari.